PELANGI QQ VEGAS SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA DAN TERBAIK SE-ASIA

Selasa, 15 Mei 2018

Bercinta Dengan Anak Sendiri



Marlina, 35 tahun, adalah seorang
ibu rumah tangga dengan 2 orang
anak. Penampilan Marlina sangat
menarik. Sebagai wanita yang
tinggal di kota besar, Bandung,
cara berpakaiannya selalu sexy.
Tidak sexy murahan tapi berkelas
dan menarik. Dengan tubuh tinggi
semampai, dada 36, dan kulit
yang putih, walau sudah menikah
dan punya anak yang sudah cukup
dewasa, tapi masih banyak lelaki
yang selalu menggodanya.
Anaknya yang paling besar,
Jimmy, 16 tahun, seorang anak
yang yang baik dan penurut pada
orang tuanya. Anak kedua, Yenny,
14 tahun, seorang anak yang
sudah mulai beranjak dewasa.
Sedangkan suami Marlina,
Herman, adalah seorang suami
yang cukup baik dan perhatian
pada keluarga. Bekerja sebagai
seorang PNS di suatu instansi
pemerintah.
Kehidupan sexual Marlina
sebetulnya tidak ada masalah
sama sekali dengan suaminya.
Walau banyak lelaki yang
menggoda, tak sedikitpun ada niat
dia untuk mengkhianati Herman.
Tapi ada sesuatu yang berubah
dalam diri Marlina ketika suatu
hari dia secara tidak sengaja
melihat anak lelakinya, Jimmy,
sedang berpakaian setelah mandi.
Dari balik pintu yang tidak
tertutup rapat, Marlina dengan
jelas melihat Jimmy telanjang.
Matanya tertuju pada kontol
Jimmy yang dihiasi dengan bulu-
bulu yang tidak terlalu lebat.
Sejak saat itu Marlina pikirannya
selalu teringat pada tubuh
telanjang anak lelakinya itu.
Bahkan seringkali Marlina
memperhatikan Jimmy bila sedang
makan, sedang duduk, atau
sedang apapun bila ada
kesempatan.
"Ada apa si Mam, kok liatin
Jimmy terus?" tanya Jimmy ketika
Marlina memperhatikannya di
ruang tamu.
"Tidak ada apa-apa, Jim.. Hanya
saja Mama jadi senang karena
melihat kamu makin besar dan
dewasa," ujar Marlina sambil
tersenyum.
"Kamu sudah punya pacar, Jim?"
tanya Marlina.
"Pacar resmi sih belum ada, tapi
kalau sekedar teman jalan sih ada
beberapa. Memangnya kenapa,
Mam?" tanya Jimmy.
"Ah, tidak. Mama hanya pengen
tahu saja," ujar Marlina.
"Kamu pernah kissing?" tanya
Marlina.
"Ah, Mama.. Pertanyaannya bikin
malu Jimmy ah..." ujar Jimmy
sambil tersenyum.
"Yee.. Tidak apa-apa kok, Jim..
Jujur saja pada Mama. Mama juga
pernah muda kok. Mama mengerti
akan maunya anak muda kok..."
ujar Marlina sambil menjewer
pelan telinga Jimmy. Jimmy
tertawa.
"Ya, Jimmy pernah ciuman dengan
mereka," ujar jimmy.
"ML?" tanya Marlina lagi.
"ML apa sih artinya, Mam?" tanya
Jimmy tidak mengerti.
"Making LOve.. Bersetubuh..."
ujar Marlina sambil
mempraktekkan ibu jarinya
diselipkan diantara telunjuk dan
jari tengah.
"Wah kalau itu JImmy belum
pernah, Mam.. Tidak berani. Takut
hamil..." ujar Jimmy. Marlina
tersenyum mendengarnya.
"Kenapa Mama tersenyum?" tanya
Jimmy.
"Karena kamu masih sangat polos,
sayang..." kata Marlina sambil
mencubit pipi Jimmy, lalu bangkit
untuk menyiapkan segala
sesuatunya karena Herman akan
segera pulang.
Malam harinya, Marlina, Jimmy,
dan Yenny asyik menonton TV,
sedangkan Herman sedang
mengerjakan sesuatu di meja
kerjanya.
"Ciuman rasanya gimana sih?"
tanya Yenny ketika menyaksikan
adegan ciuman di televisi.
"Ah, kamu.. Masih kecil! Tidak
perlu tahu," ujar Jimmy sambil
mengucek-ngucek rambut Yenny.
"Tidak boleh begitu, Jim.. Adikmu
harus tahu tentang apapun yang
dia tidak mengerti. Biar tidak
salah langkah nantinya..." ujar
Marlina sambil menatap Jimmy.
"Begini, Yen..." ujar Marlina.
"Ciuman itu tidak ada rasa apa-
apa.. Tidak manis, pahit atau asin.
Hanya saja, kalau kamu sudah
besar nanti dan sudah
merasakannya, yang terasa hanya
perasaan nyaman dan makin
sayang kepada pacar atau suami
kamu..." ujar Marlina lagi.
"Ah, nggak ngerti..." ujar yenny.
"Mendingan Yenny tidur saja, ah..
Sudah ngantuk..." ujar Yenny.
"Ya sudah, tidurlah sayang," ujar
Marlina. Yenny kemudian bangkit
dan segera menuju kamar
tidurnya.
Ketika menyaksikan adegan
ranjang di televisi, Marlina
bertanya kepada Jimmy, "Apakah
kamu sudah itu dengan
pacarmu?".
"Jimmy belum punya pacar,
Mam.. Mereka hanya sekedar
teman saja," jawab Jimmy.
"Tapi kok kamu bisa ciuman
dengan mereka?" tanya Marlina
lagi sambil tersenyum.
"Ya namanya juga saling suka..."
jawab Jimmy sambil tersenyum
juga.
"Sudah sejauh mana kamu
melakukan sesuatu dengan
mereka?" tanya Marlina.
"Tidak apa-apa kok, Jim.. Bicara
terbuka saja dengan Mama,"
ujarnya Marlina lagi. Jimmy
menatap mata ibunya sambil
tersenyum.
"Ya begitulah..." kata Jimmy.
"Ya begitulah apa?" tanya Marlina
lagi.
"Ya begiutlah.. Ciuman, saling
pegang, saling raba..." ujar Jimmy
malu malu. Marlina tersenyum.
"Hanya itu?" tanya Marlina lagi.
Jimmy melirik ke arah ayahnya
yang sedang sibuk mengerjakan
sesuatu di meja kerjanya. "Mama
jangan bilang ke Papa ya?" ujar
Jimmy.
Marlina tersenyum sambil
mengangguk. Jimmy lalu beringsut
mendekati Marlina. "Jimmy
pernah oral dengan beberapa
teman wanita..." ujarnya sambil
berbisik.
Marlina tersenyum sambil
mencubit pipi Jimmy.
"Nakal juga ya kamu!" ujar
Marlina sambil tersenyum.
"Rasanya bagaimana?" tanya
Marlina sambil berbisik.
"Sangat enak, Mam..." ujar
Jimmy.
"Tapi Jimmy dengar, katanya
kalau punya Jimmy dimasukkan ke
punya wanita rasanya lebih enak..
Benar tidak, Mam?" tanya Jimmy.
Marlina kembali tersenyum tapi
tidak menjawab..
"Kamu mau tahu rasanya, Jim?"
tanya Marlina sambil tetap
tersenyum. Jimmy mengangguk.
"Sini ikut Mama..." ajak Marlina
sambil bangkit lalu pergi ke ruang
belakang. Jimmy mengikuti dari
belakang.
Sesampai di ruang belakang,
Marlina menarik tangan Jimmy
agar mendekat.
"Ada apa sih, Mam?" tanya Jimmy.
"Karena kamu sudah dewasa,
Mama anggap kamu sudah
seharusnya tahu tentang hal
tersebut," ujar Marlina dengan
nafas agak memburu menahan
gejolak yang selama ini
terpendam terhadap anaknya
tersebut.
"Ciumlah Mama sayang..." kata
Marlina sambil mengecup bibir
Jimmy.
Jimmy diam karena tidak tahu
harus berbuat apa. Marlina terus
melumat bibir anaknya itu sambil
tanggannya masuk ke dalam
celana Hawaii Jimmy. Lalu dengan
lembut diremas dan dikocoknya
kontol anaknya. Karena tidak
tahan merasakan rasa enak,
Jimmy dengan segera membalas
ciuman Marlina dengan hangat.
Sambil terus mengocok dan
meremas kontol Jimmy, Marlina
berkata, "Kamu ingin merasakan
rasanya bersetubuh kan, sayang?".
"Iya, Mam..." ujar Jimmy dengan
nafas memburu.
"Mama juga sama, Jim.. Mama
ingin merasakan hal itu dengan
kamu," ujar Marlina.
"Kapan, Ma?" tanya Jimmy sambil
menggerakkan pinggulnya maju
mundur karena enak dikocok
kontol oleh Marlina.
"Jangan sekarang ya, sayang..."
ujar Marlina sambil melepaskan
genggaman tangannya pada
kontol Jimmy.
"Yang penting kamu harus tahu
bahwa Mama sangat sayang
kamu..." kata Marlina sambil
mengecup bibir Jimmy.
"Jimmy juga sangat sayang
Mama," ujar Jimmy.
"Sekarang Mama harus tidur
karena sudah malam. Nanti
Papamu curiga..." ujar Marlina
sambil meninggalkan Jimmy.
Jimmy menarik nafas panjang
menahan suatu rasa yang tak bisa
diucapkan.. Tak lama Jimmy
masuk ke kamar mandi.. Onani.
Besok paginya, Herman sudah
siap-siap pergi kerja sekalian
mengantar Yenni ke sekolah
karena masuk pagi. Sementara
Jimmy masuk sekolah siang. Dia
masih tidur di kamarnya.
Setelah Herman dan Yenni pergi,
dengan segera Marlina mengetuk
dan masuk ke kamar Jimmy.
Jimmy masih tidur dengan hanya
memakai celana Hawaii saja.
Marlina tersenyum sambil duduk
di sisi ranjang anaknya tersebut.
Tangannya mengusap dada Jimmy.
Dimainkannya puting susu Jimmy.
Jimmy terbangun karena
merasakan ada sesuatu yang
membuat darahnya berdesir
nikmat. Ketika matanya dibuka,
terlihat mamanya sedang menatap
dirinya sambil tersenyum.
"Bangun dong, sayang.. Sudah
siang," ujar Marlina sambil
tangannya berpindah masuk ke
dalam celana Hawaii Jimmy.
Diusap, dibelai, diremas, lalu
dikocoknya kontol Jimmy sampai
tegang dan tegak. Jimmy terus
menatap mata MArlina sambil
merasakan rasa nikmat pada
kontolnya.
"Mau sekarang?" tanya Marlina
sambil tetap tersenyum.
"Saya mau kencing dulu, Mam..."
kata Jimmy sambil bangkit lalu
bergegas ke kamar mandi. Setelah
selesai, segera dia kembali ke
kamarnya. "Lama amat sih?"
tanya Marlina.
"Jimmy kan sikat gigi dulu,
Mam..." ujar Jimmy sambil duduk
di pinggir ranjang berdampingan
dengan Marlina.
"Kenapa Mama mau melakukan ini
dengan Jimmy?" tanya Jimmy.
Marlina tersenyum sambil
mencium pipi anaknya itu.
"Karena Mama sangat sayang
kamu. Juga Mama ingin mendapat
kebahagiaan dari orang yang
paling Mama sayangi.. Kamu,"
ujar Marlina sambil kemudian
melumat bibir Jimmy.
Jimmy membalasnya dengan
hangat pula. Kemudian Marlina
bangkit lalu melepas semua
pakaian yang menempel di
tubuhnya. Jimmy terus menatap
tubuh ibunya dengan kagum dan
nafsu.
"Buka celana kamu dong,
sayang," ujar Marlina.
"Iya, Mam..." ujar Jimmy sambil
bangkit lalu melepas celana
Hawaiinya.
"Sini, Jim..." ujar Marlina sambil
berjongkok.
Tak lama mulut Marlina sudah
mengulum kontol Jimmy. Jilatan
dan hisapannya membuat Jimmy
bergetar tubuhnya menahan
nikmat yang amat sangat.
"Mmhh.. Enakk, Mamm..." desah
Jimmy sambil agak menggerakkan
pinggulnya maju mundur.
Marlina melepas kulumannya,
sambil tersenyum menatap wajah
Jimmy yang tengadah merasakan
nikmat, tangannya terus
mengocok kontol Jimmy.
"Gantian, Jim..." ujar Marlina.
"Iya, Mam..." ujar Jimmy.
Marlina lalu naik ke ranjang
anaknya. Lalu segera dibukanya
paha lebar-lebar.. Jimmy langsung
mendekatkan wajahnya ke memek
Marlina. Lalu segera dijilatinya
seluruh permukaan memek
Marlina. Marlina terpejam
menahan nikmat. Apalagi ketika
jilatan lidah Jimmy bermain di
kelentitnya.. Mata Marlina
terpejam, tubuhnya bergetar
sambil menggoyangkan
pinggulnya.
"Ohh.. Enakk.. Teruss, Jimm..."
desah Marlina.
Setelah sekian menit Marlina
dijilati memeknya, tiba-tiba
tubuhnya bergetar makin keras,
ditekannya kepala Jimmy ke
memeknya, lalu segera dijepit
dengan pahanya.. Tak lama...
"Ohh.. Mhh.. Ohh..." desah
Marlina panjang. Marlina
orgasme.
"Ohh, enak sekali sayang.. Naik
sini!" ujar Marlina.
Jimmy naik ke tubuh Marlina.
Dengan segera Marlina melumat
bibir Jimmy walau masih
belepotan dengan cairan dari
memek Marlina sendiri.
"Masukkin sayang..." bisik
Marlina sambil menggenggam
kontol Jimmy dan diarahkan ke
memeknya.
Setelah itu, Jimmy langsung
memompa kontolnya di memek
Marlina. Mata Jimmy terpejam
sambil terus mengeluarmasukkan
kontolnya.
"Bagaimana rasanya, Jim?" tanya
Marlina sambil menggoyangkan
pinggulnya mengimbangi gerakan
Jimmy.
"Nikmat sekali, Mam..." ujar
Jimmy.
Marlina tersenyum sambil terus
menatap mata anaknya. Tak lama,
tiba-tiba tubuh Jimmy mengejang,
gerakannya makin cepat..
"Jimmy mau keluar, Mam," bisik
Jimmy.
"Mmhh.. Keluarkan sayang,
puaskan dirimu..." bisik Marlina
sambil memegang pantat Jimmy
lalu menekankan ke memeknya
keras-keras.
Tak lama.. Crott! Crott! Crott! Air
mani Jimmy muncrat banyak di
dalam memek Marlina. Jimmy
mendesakkan kontolnya dalam-
dalam ke memek Marlina..
"Bagaimana rasanya sayang?"
tanya Marlina.
"Sangat nikmat, Mam.. Lebih
nikmat daripada oral..." ujar
Jimmy sambil mengecup bibir
Marlina.
"Jimmy sangat sayang Mama,"
ujar Jimmy.
"Mama juga sangat sayang kamu,"
ujar Marlina.
Lalu mereka berpelukan telanjang.
Sesuai dengan penuturan Marlina
langsung kepada saya, sejak saat
itu mereka selalu melakukan
persetubuhan setiap ada
kesempatan. Hanya saja ketika
Jimmy harus kuliah di Jogja,
mereka terpaksa harus berpisah.
Tapi bila Jimmy datang liburan
atau Marlina sengaja datang ke
Jogja untuk menengok Jimmy,
mereka pasti akan melakukan
"tanda kasih sayang" mereka itu
sampai sekarang..
Demikian kisah nyata ini saya
paparkan.
Tamat.


♥♦♣♠ Pelangi Q Q Asia ♠♣♦♥
Mari Bergabung bersama kami di Pelangi q q Asia (,) com
Situs Impian Para pecinta dan peminat Taruhan Online!!
Segera Daftarkan diri Anda di PelangiQQ dan dapatkan Bonus yang sudah tersedia. Agen Poker Online Terpercaya dan Terbesar di Indonesia yang menggunakan Uang Asli.
MINIMAL DEPOSIT & WITHDRAW Rp 25.000
PelangiQQ Menyediakan 8 Permainan yang bisa di mainkan hanya dengan 1 User ID,yaitu:
* Bandar66 (NEW GAME)
* SAKONG
* Poker
* Domino99
* Capsa susun
* AduQ
* BandarQ
* Bandar Poker
Keunggulan PELANGI Q Q :
- PROSES DEPO & WD MUDAH TANPA RIBET
- PROSES DEPO & WD TERCEPAT
- KARTU-KARTU BERKUALITAS DISAJIKAN
- CS RAMAH & INSPIRATIF SIAP MEMBANTU 24JAM
- TIPS & TRIK MENJADI KEUNGGULAN SITUS INI
- DAN TENTUNYA DEPOSIT YG TERJANGKAU BOS!!(MINIMAL DEPO & WD 25RB)
Nikmati juga HOT PROMO bersama kami:
* BONUS TURNOVER 0.3% (DIBAGIKAN SETIAP 5 Hari 1x)
* BONUS REFERRAL 15% (SEUMUR HIDUP)
Tunggu apalagi bos!! langsung daftarkan diri anda di PELANGI Q Q
Bagaimana cara mendaftar? SIMPEL bos!!
cukup kunjungi kami PELANGI Q Q
klik daftar dan daftarkan diri anda
atau bisa juga hubungi kami melalui LiveChat dan BBM yang akan melayani Anda 24 jam nonstop.
- SKYPE : PELANGIQQ
- LINE : PELANGIQQ
- FACEBOOK : PokerPelangiReborn
- PIN BB : E37271BF
- WhatssApp : 6281231804952
Salam Sukses & Hoki
PELANGIQQ

0 komentar:

Posting Komentar

| Ratu Pelangi | Kisah Anaka Remaja Di Sekolah

Nama saya risa atau biasa disebut icha. Saya memiliki sedikit wajah indo yang didukung oleh tubuh saya yang menurut teman saya seksi. S...